YAYASAN PAWYATAN DAHA KEDIRI - Jalan Hasanuddin Nomor 18 Kediri

Rabu, 27 April 2011

Mengendalikan Emosi

Emosi dan perasaan akan bergolak dikarenakan dua hal; kegembiraan yang memuncak dan musibah yang berat. Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya aku melarang dua macam ucapan yang bodoh lagi tercela: keluhan tatkala mendapat nikmat dan umpatan tatkala mendapat musibah."
Dan Allah swt berfirman yang artinya :
"(kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. dan Allah tidak menyukai Setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri" (QS. Al-Hadid: 23)
Maka dari itulah, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya kesabaran itu ada pada benturan yang pertama."
Barangsiapa mampu menguasai perasaannya dalam setiap peristiwa, baik yang memilukan dan juga yang menggembirakan, maka dialah orang yang sejatinya memiliki kekukuhan iman dan keteguhan keyakinan. Karena itu pula, ia akan memperoleh kebahagiaan dan kenikmatan dikarenakan keberhasilannya mengalahkan nafsu. Allah s.w.t. menyebutkan bahwa manusia adalah makhluk yang senang bergembira dan berbangga diri. Namun, menurut Allah, ketika ditimpa kesusahan manusia mudah berkeluh kesah, dan ketika mendapatkan kebaikan manusia sangat kikir. Akan tetapi, tidak demikian halnya dengan orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya. Itu karena merekalah orang-orang yang mampu berdiri seimbang di antara gelombang kesedihan yang keras dan luapan kegembiraan yang tinggi. Dan mereka itulah yang akan senantiasa bersyukur tatkala mendapat kesenangan dan bersabar tatkala berada dalam kesusahan. Emosi yang tak terkendali hanya akan melelahkan, menyakitkan, dan meresahkan diri sendiri. Sebab, ketika marah, misalnya, maka kemarahannya akan meluap dan sulit dikendalikan. Dan itu akan membuat seluruh tubuhnya gemetar, mudah memaki siapa saja, seluruh isi hatinya tertumpah ruah, nafasnya tersengal-sengal, dan ia akan cenderung bertindak sekehendak nafsunya. Adapun saat mengalami kegembiraan, ia menikmatinya secara berlebihan, mudah lupa diri, dan tak ingat lagi siapa dirinya. Begitulah manusia, ketika tidak menyukai seseorang, ia cenderung menghardik dan mencelanya. Akibatnya, seluruh kebaikan orang yang tidak ia sukai itu tampak lenyap begitu saja. Demikian pula ketika menyukai orang lain, maka orang itu akan terus ia puja dan sanjung setinggi-tingginya seolah-olah tak ada cacatnya. Dalam sebuah hadist dikakatan: “Cintailah orang yang engkau cintai sewajarnya, karena siapa tahu ia akan menjadi musuhmu di lain waktu, dan bencilah musuhmu itu sewajarnya, karena siapa tahu dia menjadi sahabatmu di lain waktu." Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, "Ya Allah saya minta pada-Mu keadilan pada saat marah dan lapang dada."
Barangsiapa mampu menguasai emosinya, mengendalikan akalnya dan menimbang segalanya dengan benar, maka ia akan melihat kebenaran, akan tahu jalan yang lurus dan akan menemukan hakekat.
{Sesungguhnya, Kami telah mengutus rasul-rasul dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.} (QS. Al-Hadid: 25)
Islam mengajarkan keseimbangan norma, budi pekerti, dan perilaku sebagaimana ia mengajarkan manhaj yang lurus, syariat yang diridhai, dan agama yang suci.
{Dan, demikianlah (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan.} (QS. Al-Baqarah: 143)
Keadilan merupakan tuntutan yang ideal sebagaimana ia dibutuhkan dalam penerapan hukum. Itu terjadi, karena pada dasarnya Islam dibangun di atas pondasi kebenaran dan keadilan. Yakni, benar dalam memberitakan berita-berita Ilahi dan adil dalam menetapkan hukum, mengucapkan perkataan, melakukan tindakan dan berbudi pekerti. Dan, {Telah sempurnalah kalimat Rabb-mu (al-Qur'an) sebagai kalimat yang benar dan adil.} (QS. Al-An'am: 115)
Read More..

Senin, 18 April 2011

SERTIFIKASI 2011

Alhamdulillah, puji syukur kami haturkan pada Mu ya Allah
Akhirnya kesempatan untuk ikut sertifikasi datang juga.

Dan pada hari Selasa, 12 April 2011 diadakan sosialisasi
Sertifikasi Guru 2011 dalam jabatan Tahun 2011.

Selamat kepada teman-teman yang masuk menjadi peserta sertifikasi
Mudah - mudahan bisa lolos dan dapat menambah semangat dalam bekerja , Amiin.
Read More..

HANYA UNTUK MU

Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Segala Puji hanya untuk Mu ya Allah Tuhan semesta alam
Ya Allah hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan
hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
Ya Allah, Anak - anak kami pada hari ini sedang melaksanakan Ujian Nasional.
Berilah kemudahan dan kelancaran kepada anak - anak kami dalam mengerjakan soal-soal ujian Nasionalnya.

Hanya atas kasih dan Sayang Mu anak - anak kami dapat berhasil,
dalam menempuh Ujian Nasionalnya.

YA ALLAH, Jadikanlah anak - anak kami anak yang sholeh dan sholekah.
Jadikanlah mereka anak-anak yang berakhlak Mulia, yang selalu
Taat dan Patuh dalam menjalankan perintah Mu,
Patuh pada kedua Orang tuanya, Amiin.

Buat anak-anak Ku semangat ya, semoga Allah senantiasa memudahkan dalam setiap mengerjakan soal UNAS. Jangan lupa dengan DUIT (Do'a, Usaha, Istiqomah dan Tawakal).
Read More..

Sabtu, 13 November 2010

VISI DAN MISI PENDIDIKAN PAWYATAN DAHA

VISI DAN MISI PENDIDIKAN PAWYATAN DAHA

VISI PENDIDIKAN PAWYATAN DAHA

· Terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya, berjiwa Pancasila yang sanggup membaktikan Rasa, Karsa, Cipta kepada Tuhan, Nusa dan Bangsa.

MISI PENDIDIKAN PAWYATAN DAHA

1. Mengamalkan Pancasila dan Trisila Pawyatan Daha dalam kehidupan sehari – hari dilingkungan keluarga besar Pawyatan Daha untuk mewujudkan perilaku yang berakhlak Mulia pada setiap individu dan keluarga Pawyatan Daha.

2. Mendidik dan membina peserta didik seutuhnya, sehingga mereka berkembang dan tumbuh secara totalitas, integritas dan Optimal, melalui Triwiyata dan Dwimarga dengan mengutamakan kepribadian Indonesia yang berorientasi pada wawasan global.

3. Mengembangkan hubungan yang harmonis antar institusi pendidikan dilingkungan Pawyatan Daha, Pemerintah, Lembaga Swasta, Orang Tua Murid dan Masyarakat.

4. Mengembangkan manajemen yang modern dengan prinsip : Azas Trisila, mengutamakan Pendidikan, pemberian wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan bakat dan minat serta kemampuan yang Profesional, keadilan dan kesejahteraan warga Pawyatan Daha, serta memegang teguh kode etik jabatan untuk pertumbuhan kepribadian yang positif.

5. Mengembangkan dan memelihara asset yang meliputi : Sarana dan Prasarana, sumber daya manusia, finansial dan system informasi sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi secara optimal.

Read More..

Kamis, 04 November 2010

PROFIL YAYASAN PAWYATAN DAHA

GAMBARAN UMUM PERKEMBANGAN

YAYASAN PAWYATAN DAHA KEDIRI

Yayasan Pawyatan Daha merupakan sebuah lembaga Pendidikan yang tertua di Kediri, yang lahir pada tanggal 25 Mei 1924 dengan nama De NEUTRALE SCHOOL VERENEGING (NSV) yang mendapat badan hukum dari pemerintah Hindia Belanda nomor : 22 pada tanggal 22 April 1926.

Tujuan didirikan NSV adalah sebagai reaksi atas politik Pendidikan masa itu, dimana pemerintah kolonial Belanda dengan ketat membatasi kesempatan anak-anak pribumi dari kalangan biasa yang ingin meningkatkan Pendidikannya. Politik pendidikan yang diskriminatif inilah yang menggerakkan para tokoh masyarakat di Kediri untuk mendirikan NSV, yang mulai tahun 1924 berturut-turut membuka sekolah-sekolah HIS (SD) dan Neutrale Schakelschool pada tanggal 1 Agustus 1924. Pada tanggal 1 Agustus 1930 dibuka DeNeutrale Mulo. Kemudian pada bulan Nopember 1935 NSV oleh Budi Utomo diserahi menyelenggarakan sekolah Perempuan “Utamaning Wanito” yang pelajarannya diusahakan sama dengan Kartini School.

Pengurus De Neutrale School Vereneging yang pertama kali yaitu :

Pelindung : Raden Tumenggung Adipati Danudiningrat (Bupati Kediri)

Ketua : M Wirdjodinoto (Patih Kediri)

Sekretaris : R. Abikoesno

Pada jaman Jepang NVS mendapat tekanan-tekanan dari Pemerintah Pendudukan Jepang. Sekolah-sekolah tutup, guru-guru dipindah ke sekolah negeri dan gedung-gedung diduduki. Dan nama NVS tidak boleh digunakan lagi dan sebagai strategi pada saat itu digunakan sebutan “KUMPULAN SEKOLAH-SEKOLAH DOHO”.

Pada tahun 1942 – 1944, Ketua dijabat oleh Samadikun, Mantan Gubernur Jawa Timur, dan karena kepindahan Beliau ke Blitar sebagai Bupati Blitar pada tahun 1944, Ketua dijabat oleh Moestajab, Istijab dan Soeprapto (Walikota Kediri).

Pada saat itu sekolah-sekolah yang dibuka adalah :

a. Sekolah Rakyat Doho di Kompleks Dandangan.

b. Sekolah Dagang Kecil, selanjutnya Dagang Menengah.

Pada tanggal 15 Juni 1950 nama “PERKUMPULAN SEKOLAH-SEKOLAH DOHO” dirubah menjadi “YAYASAN PAWYATAN DAHA” sampai sekarang yang dimotori oleh Bapak R. Soekarno dan Bapak Soejoso.

Lebih lanjut mengenai riwayat berdirinya pendidikan dasar, menengah dari tinggi sampai sekarang sebagai berikut :

1. Pada Oktober 1945, Sekolah Dagang Menengah Doho dibuka.

2. Tahun 1946/1947 SGB dibuka.

3. Tahun 1949, dibuka kembali SR Doho dalam Status Poolschool sebagai kelanjutan De Neutrale HIS.

4. SDM (SMEP).

5. Tahun 1950 Yayasan Daha Kediri menerima penyerahan Sekolah Menengah Tinggi Ekonomi (SMTE), sekarang SMK PAWYATAN DAHA 1;

6. Tahun 1949, Taman Putera Doho dibuka dan mulai tahun 1951 diperluas dengan Persiapan.

7. Tahun 1952, SGA Doho dibuka.

8. Tahun 1955/1956 SR Doho dibuka.

9. Tahun 1955/1956, SMA Bagian C (sekarang A3) dibuka.

Dan Tahun 1958/1959 dibuka SMA Bagian B (sekarang A1 dan A2).

10. Pada 10 Agustus 1964, SMEA II Doho dibuka.

11. Universitas Pawyatan Daha dimulai dengan dibukanya Akademi Managemen dan Secretary pada 22 Pebruari 1977. Sebagai bentuk lebih lanjut diubah menjadi Akademi Ilmu Administrasi pada tahun Akademik 1979/1980, kemudian Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi pada tahun akademik 1982/1983, dan menjadi Universitas Pawyatan Daha pada tanggal 25 Mei 1986.

PROFIL SEKOLAH-SEKOLAH

I. TAMAN KANAK KANAK

1. Lokasi : Jalan Hasanuddin 18

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Soenyoto

3. Jumlah Murid : 37 orang

4. Jumlah Kelas : 2 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 7 ruang

6. Jumlah Guru : 5 orang

7. Jumlah Karyawan : 2 orang

II. SEKOLAH DASAR (SD) 1dan 2

1. Lokasi : Jalan Hasanuddin 18

2. Nama Kepala Sekolah : 1. SD1 : Drs. Suhadji

2. SD 2 : Yuli Purwati, SPd

3. Jumlah Murid : 449 orang

4. Jumlah Kelas : 12 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 19 ruang

6. Jumlah Guru : 20 orang

7. Jumlah Karyawan : 6 orang

III. SMP 1

1. Lokasi : Banjaran Gang Carik No.58

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Muchlis Dimyathi, MP.d

3. Jumlah Murid : 1.160 orang

4. Jumlah Kelas : 24 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 28 ruang

6. Jumlah Guru : 37 orang

7. Jumlah Karyawan : 15 orang

8. Laboratorium : 1. Bahasa Inggeris

2. I P A

3. Komputer

V. SMP 2

1. Lokasi : Jalan Brigjen Katamso No.19

2. Nama Kepala Sekolah : Hj. Arnawati, S.Pd

3. Jumlah Murid : 409 orang

4. Jumlah Kelas : 11 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 17 ruang

6. Jumlah Guru : 22 orang

7. Jumlah Karyawan : 9 orang

8. Laboratorium : 1. I P A

2. Komputer

VI. SMA

1. Lokasi : Jalan Balowerti II/37-A

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Ampuh Kurniadi, M.Pd

3. Jumlah Murid : 993 orang

4. Jumlah Kelas : 22 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 47 ruang

6. Jumlah Guru : 46 orang

7. Jumlah Karyawan : 18 orang

8. Jurusan : 1. I P A

2. I P S

9. Laboratorium : 1. Multi Media

2. I P A

3. Komputer

VII. SMEA 1 (SMK 1)

1. Lokasi : Jalan Slamet Riyadi No.66

2. Nama Kepala Sekolah : Dra. Eni Nuryani

3. Jumlah Murid : 1.179 orang

4. Jumlah Kelas : 23 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 54 ruang

6. Jumlah Guru : 39 orang

7. Jumlah Karyawan : 18 orang

8. Program Keahlian : 1. Administrasi Perkantoran

2. Akuntansi

3. Penjualan (Pemasaran)

4. Multi Media

9. Laboratorium : 1. Bahasa Inggeris

2. Multi Media

3. Komputer

4. Perkantoran

5. Akuntansi

6. Penjualan (Pemasaran)

VIII. SMEA 2 (SMK 2)

1. Lokasi : Jalan Ahmad Yani No.2

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Wahiman

3. Jumlah Murid : 709 orang

4. Jumlah Kelas : 17 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 36 ruang

6. Jumlah Guru : 35 orang

7. Jumlah Karyawan : 14 orang

8. Program Keahlian : 1. Administrasi Perkantoran

2. Akuntansi

3. Penjuanalan (Pemasaran)

9. Laboratorium : 1. Bahasa Inggeris

2. Komputer

3. Perkantoran

4. Akuntansi

5. Penjualan (Pemasaran)

IX. STM (SMK 3)

1. Lokasi : Jalan Sukarno Hatta No.49

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Yuli Priyanto, MM

3. Jumlah Murid : 654 orang

4. Jumlah Kelas : 16 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 22 ruang

6. Jumlah Guru : 37 orang

7. Jumlah Karyawan : 14 orang

8. Jurusan : 1. Pemesinan

2. Otomotif

3. Teknik Komputer Jaringan

9. Laboratorium : 1. Pemesinan

2. Otomotif

3. Komputer


X. UNIVERSITAS

1. Lokasi : Jalan Sukarno Hatta No.49

2. Nama Rektor : Prijo Santoso SH. M.Hum

3. Jumlah Mahasiswa : 344

4. Fakultas : 1. Fakultas Ilmu Administrasi

2. Fakultas Ilmu Ekonomi

3. Fakultas Ilmu Hukum

4. Fakultas Teknik

5. Jumlah Ruang Belajar : 56 ruang

1. Ruang Kuliah : 38

2. Lain-lain : 18

6. Jumlah Dosen : 77

7. Jumlah Karyawan : 30

Read More..

GAMBARAN UMUM PERKEMBANGAN

YAYASAN PAWYATAN DAHA KEDIRI

Yayasan Pawyatan Daha Kediri merupakan sebuah lembaga Pendidikan yang tertua di Kediri, yang lahir pada tanggal 24 Mei 1924 dengan nama De NEUTRALE SCHOOL VERENEGING (NSV) yang mendapat badan hukum dari pemerintah Hindia Belanda nomor : 22 pada tanggal 22 April 1926.

Tujuan didirikan NSV adalah sebagai reaksi atas politik Pendidikan masa itu, dimana pemerintah kolonial Belanda dengan ketat membatasi kesempatan anak-anak pribumi dari kalangan biasa yang ingin meningkatkan Pendidikannya. Politik pendidikan yang diskriminatif inilah yang menggerakkan para tokoh masyarakat di Kediri untuk mendirikan NSV, yang mulai tahun 1924 berturut-turut membuka sekolah-sekolah HIS (SD) dan Neutrale Schakelschool pada tanggal 1 Agustus 1924. Pada tanggal 1 Agustus 1930 dibuka De Neutrale Mulo. Kemudian pada bulan Nopember 1935 NSV oleh Budi Utomo diserahi menyelenggarakan sekolah Perempuan “Utamaning Wanito” yang pelajarannya diusahakan sama dengan Kartini School.

Pengurus De Neutrale School Vereneging yang pertama kali yaitu :

Pelindung : Raden Tumenggung Adipati Danudiningrat (Bupati Kediri)

Ketua : M Wirdjodinoto (Patih Kediri)

Sekretaris : R. Abikoesno

Pada jaman Jepang NVS mendapat tekanan-tekanan dari Pemerintah Pendudukan Jepang. Sekolah-sekolah tutup, guru-guru dipindah ke sekolah negeri dan gedung-gedung diduduki. Dan nama NVS tidak boleh digunakan lagi dan sebagai strategi pada saat itu digunakan sebutan “KUMPULAN SEKOLAH-SEKOLAH DOHO”.

Pada tahun 1942 – 1944, Ketua dijabat oleh Samadikun, Mantan Gubernur Jawa Timur, dan karena kepindahan Beliau ke Blitar sebagai Bupati Blitar pada tahun 1944, Ketua dijabat oleh Moestajab, Istijab dan Soeprapto (Walikota Kediri).

Pada saat itu sekolah-sekolah yang dibuka adalah :

  1. Sekolah Rakyat Doho di Kompleks Dandangan.
  2. Sekolah Dagang Kecil, selanjutnya Dagang Menengah.

Pada tanggal 15 Juni 1950 nama “PERKUMPULAN SEKOLAH-SEKOLAH DOHO” dirubah menjadi “YAYASAN PAWYATAN DAHA” sampai sekarang yang dimotori oleh Bapak R. Soekarno dan Bapak Soejoso.

Lebih lanjut mengenai riwayat berdirinya pendidikan dasar, menengah dari tinggi sampai sekarang sebagai berikut :

1. Pada Oktober 1945, Sekolah Dagang Menengah Doho dibuka.

2. Tahun 1946/1947 SGB dibuka.

3. Tahun 1949, dibuka kembali SR Doho dalam Status Poolschool sebagai kelanjutan De Neutrale HIS.

4. SDM (SMEP).

5. Tahun 1950 Yayasan Daha Kediri menerima penyerahan Sekolah Menengah Tinggi Ekonomi (SMTE), sekarang SMK PAWYATAN DAHA 1;

6. Tahun 1949, Taman Putera Doho dibuka dan mulai tahun 1951 diperluas dengan Persiapan.

7. Tahun 1952, SGA Doho dibuka.

8. Tahun 1955/1956 SR Doho dibuka.

9. Tahun 1955/1956, SMA Bagian C (sekarang A3) dibuka.

Dan Tahun 1958/1959 dibuka SMA Bagian B (sekarang A1 dan A2).

10. Pada 10 Agustus 1964, SMEA II Doho dibuka.

11. Universitas Pawyatan Daha dimulai dengan dibukanya Akademi Managemen dan Secretary pada 22 Pebruari 1977. Sebagai bentuk lebih lanjut diubah menjadi Akademi Ilmu Administrasi pada tahun Akademik 1979/1980, kemudian Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi pada tahun akademik 1982/1983, dan menjadi Universitas Pawyatan Daha pada tanggal 25 Mei 1986.

PROFIL SEKOLAH-SEKOLAH

I. TAMAN KANAK KANAK

1. Lokasi : Jalan Hasanuddin 18

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Soenyoto

3. Jumlah Murid : 37 orang

4. Jumlah Kelas : 2 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 7 ruang

6. Jumlah Guru : 5 orang

7. Jumlah Karyawan : 2 orang

II. SEKOLAH DASAR (SD) 1dan 2

1. Lokasi : Jalan Hasanuddin 18

2. Nama Kepala Sekolah : 1. SD 1 : Drs. Suhadji

2. SD 2 : Yuli Purwati, SPd

3. Jumlah Murid : 449 orang

4. Jumlah Kelas : 12 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 19 ruang

6. Jumlah Guru : 20 orang

7. Jumlah Karyawan : 6 orang

III. SMP 1

1. Lokasi : Banjaran Gang Carik No.58

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Muchlis Dimyathi, MP.d

3. Jumlah Murid : 1.160 orang

4. Jumlah Kelas : 24 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 28 ruang

6. Jumlah Guru : 37 orang

7. Jumlah Karyawan : 15 orang

8. Laboratorium : 1. Bahasa Inggeris

2. I P A

3. Komputer

V. SMP 2

1. Lokasi : Jalan Brigjen Katamso No.19

2. Nama Kepala Sekolah : Hj. Arnawati, S.Pd

3. Jumlah Murid : 409 orang

4. Jumlah Kelas : 11 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 17 ruang

6. Jumlah Guru : 22 orang

7. Jumlah Karyawan : 9 orang

8. Laboratorium : 1. I P A

2. Komputer

VI. SMA

1. Lokasi : Jalan Balowerti II/37-A

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Ampuh Kurniadi, M.Pd

3. Jumlah Murid : 993 orang

4. Jumlah Kelas : 22 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 47 ruang

6. Jumlah Guru : 46 orang

7. Jumlah Karyawan : 18 orang

8. Jurusan : 1. I P A

2. I P S

9. Laboratorium : 1. Multi Media

2. I P A

3. Komputer

VII. SMEA 1 (SMK PAWYATAN DAHA1)

1. Lokasi : Jalan Slamet Riyadi No.66

2. Nama Kepala Sekolah : Dra. Eni Nuryani

3. Jumlah Murid : 1.179 orang

4. Jumlah Kelas : 23 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 54 ruang

6. Jumlah Guru : 39 orang

7. Jumlah Karyawan : 18 orang

8. Program Keahlian : 1. Administrasi Perkantoran

2. Akuntansi

3. Manajemen Bisnis (Pemasaran)

4. Multi Media

9. Laboratorium : 1. Bahasa Inggeris

2. Multi Media

3. Komputer

4. Perkantoran

5. Akuntansi

6. Manajemen Bisnis

VIII. SMEA 2 (SMK PAWYATAN DAHA2)

1. Lokasi : Jalan Ahmad Yani No.2

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Wahiman

3. Jumlah Murid : 709 orang

4. Jumlah Kelas : 17 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 36 ruang

6. Jumlah Guru : 35 orang

7. Jumlah Karyawan : 14 orang

8. Program Keahlian : 1. Administrasi Perkantoran

2. Akuntansi

3. Manajemen Bisnis (Pemasaran)

9. Laboratorium : 1. Bahasa Inggeris

2. Komputer

3. Perkantoran

4. Akuntansi

5. Manajemen Bisnis

IX. STM (SMK PAWYATAN DAHA3)

1. Lokasi : Jalan Sukarno Hatta No.49

2. Nama Kepala Sekolah : Drs. Yuli Priyanto, MM

3. Jumlah Murid : 654 orang

4. Jumlah Kelas : 16 kelas

5. Jumlah Ruang Belajar : 22 ruang

6. Jumlah Guru : 37 orang

7. Jumlah Karyawan : 14 orang

8. Jurusan : 1. Pemesinan

2. Otomotif

3. Teknik Komputer Jaringan

9. Laboratorium : 1. Pemesinan

2. Otomotif

3. Komputer

X. UNIVERSITAS

1. Lokasi : Jalan Sukarno Hatta No.49

2. Nama Rektor : Prijo Santoso SH. M.Hum

3. Jumlah Mahasiswa : 344

4. Fakultas : 1. Fakultas Ilmu Administrasi

2. Fakultas Ilmu Ekonomi

3. Fakultas Ilmu Hukum

4. Fakultas Teknik

5. Jumlah Ruang Belajar : 56 ruang

1. Ruang Kuliah : 38

2. Lain-lain : 18

6. Jumlah Dosen : 77

7. Jumlah Karyawan : 30

Read More..